Apa Itu Pheromone / Feromone?

Pheromone adalah sejenis zat kimia yang diproduksi oleh suatu organisme untuk merangsang, memikat atau mempengaruhi organisme lain dalam satu spesies yang sama. Pheromone pertama kali ditemukan pada serangga. Selain serangga mamalia seperti kambing, rusa, harimau dan bahkan manusia juga memiliki Pheromone.

Ilmuan yang pertama kali menemukan pheromone adalah Adolph Butenand pada tahun 1953. Adolph Butenand adalah ilmuan terkenal yang juga telah menemukan hormon seksual pada manusia (estrogen, progesterone dan testosterone).

Berbeda dengan hormon, Pheromon menyebar keseluruh tubuh dan hanya dapat mempengaruhi dan dikenali oleh individu lain yang sejenis atau satu spesies. Contohnya; Pheromone manusia hanya akan mempengaruhi manusia lain. Pheromone kupu-kupu hanya berpengaruh pada kupu-kupu.

Pada manusia, pheromone diproduksi oleh kenlenjar endokrin. Jumlah pheromone yang diproduksi oleh kelenjar endokrin inilah yang nantinya mempengaruhi daya pikat atau pesona tak kasat mata yang dimiliki seseorang. Seseorang dengan jumlah pheromone yang lebih banyak akan mampu memberi kesan yang dalam, lebih mmepesona dan memikat terutama dimata lawan jenis.

Manusia bisa mendeteksi Pheromone melalui sebuah organ didalam hidung yang disebut dengan VNO (Vemeronasal Organ). Organ ini berhubungan langsung dengan hypothalamus dengan menyalurkan sinyal langsung ke otak. Sehingga bisa mempengaruhi prilaku seseorang. Sudah banyak penelitian yang dilakukan dalam menguji keampuhan Pheromone. Dan hasilnya, bisa disimpulkan bahwa seseorang yang memiliki Pheromone lebih banyak dari pada rata-rata orang pada umumnya akan menjadi lebih menarik dan memiliki hubungan yang lebih baik terutama dengan lawan jenis.

Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan keberadaan Pheromone manusia serta manfaatnya sebagai zat pemikat alami. Salah satunya dilakukan oleh ahli kimia dari Huddinge University Hospital. Dia mengklaim bahwa Pheromone memiliki andil yang besar dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta dan bahkan gairah seksual seseorang.

Selengkapnya mengenai Pheromone, klik disini